8 Feb 2012

maaf kan aku

maaf memanG tercipta untuk yanG bersalah. kau, berikan lah dia kemaafan. dia, kerana itu meminta maaf dari mu bukanlah picisan buat nya. kau, lahirkan lah dari hati. dia, pasti insafi. dia, meminta maaf. kau, memaafkan dia. hati terluka pasti kan sembuh. biarlah seikhlas hati. maaf memaafi..
Tuhanku…. ketika hati menangis, hanya kau saja yg tahu Tuhanku…. Ketika mereka meninggalkan aku sendiri,Ketika dunia tiada simpati, Kau tetap mendengar rintihanku PadaMu tempatku menagih kasih Ketenangan kurasa mendekatiMu Syahdu malam tak terasa sunyi Tuhanku…. Ketika aku dalam kepayahan, dalam kesendirian dihimpit cubaan Kau beri aku kesabaran, pengalaman mengajar erti kematangan Lantas Kau membuka pintu hatiku, untuk memberi kemaafan Pada mereka yang pernah melupakanku Tuhanku…. Ketika aku buntu Kau berikan aku kekuatan, kau tunjukkan aku jalan Kau tak biarkan aku sendirian Tuhanku…. Yang Maha Pengasih, Rahmatmu tak terkira Syukurku melangit pun tak tercapai Sungguh aku merasa berdosa kerana dulu sering lalai Semoga penyesalanku Kau terima..

CINTA takkan cair di musim panas.. Takkan beku di musim dingin… Takkan luluh di musim gugur… Namun akan sentiasa berbunga seperti di musim semi… Jalan menuju cinta itu tidak selamanya lurus.. Ada tikungan yang bernama KEGAGALAN.. Lingkaran yang bernama KEBINGUNGAN. . Tanjakan yang bernama GODAAN.. Lampu Merah yang bernama KEJANGGALAN. . Lampu Kuning yang bernama PERDEBATAN.. Kadang boleh juga mengalami ban kempes yang bernama PERSELINGKUHAN. Tetapi bila kita memiliki ban serap yang bernama KESABARAN… maka akan dapat ASURANSI yang bernama IMAN.. Asalkan kita mengemudi dengan modal KEPERCAYAAN. . mudah-mudahan akan sampai ketujuan yang bernama CINTA SEJATI..
Kasih.... sungguh hati ini ingin merindumu jiwa ini ingin mengingatmu namun tak kuasa aku tuk mengungkapnya Cintaku.... entah dimana kau kini dan entah siapakah engkau apakah jua kau merinduku..gelisahkah kau tuk mengingatku tapi mungkin kau pun malu tuk ungkapkan kepadaku.Duhai belahan jiwaku...mampukah kau untuk saling menjaga hati yang terkoyak oleh rindu bilakah kau datang tuk menjemputku bertemu dalam satu ikatan cinta nan suci tuk saling ungkapkan rindu yang terpendam..
Selamat Tinggal Cinta...Hati ini terasa sunyi tanpa nafas cintamu, Hidup ini sepi tanpa senyuman darimu. Diri ini senyap tanpa jiwa kasih mu, Ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah..Cinta, Mengapa semua harus terjadi. Mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu, Kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa. Cinta, Aku hanya mampu memeluk rasa. Memeluk mimpi senja yng kelabu, Meniti harapan fajar kelana. Cinta, Kau buat aku tak yakin untuk bertepi. Kau beri aku segenggam luka, Mengapa cahaya pelangi menjadi api, Selamat jalan cinta.. Selamat berbahagia di atas luka ku.. Biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai..
semakin terang nama indah tentang mu yang menghantui jalan mimpi tidurku menambah panjang cerita mimpiku mengisi sepinya tidurku meski dalam bayang malamku…. memaniskan rasa pahit dari mu mewujudkan harapan di nyata ku semakin lama ku berkelana di tidurku bersama bayang dirimu..semakin melekat hati ini..di mana dirimu...sampai bilapun ku harus begini ku sanggup tinggalkan dunia ku terlelap dalam dunia ini bersama mu yang menemani mimpiku..
Kita bertemu Di bangku kayu sepi,yang temani cuma mimpi bersama hati Rumput masih berembun harapan Jernih berkilau bagai mutiara Fajar bakal menerpa Menghambat embun harapan pergi Ku laung pada awan "Halang mentari menjelma!" Biar nyanyian ayam jantan Mengajak sang mentari berdansa Di bangku pertemuan itu Ku labuhkan episod suka Menunggu musim duka Kunjung ke hati yang dipersia Pada pintu-pintu hati yang berduka Senyum kelat sang penjaga Sabarlah wahai hati Kalau jodoh tak kemana!
Ada saatnya kita terluka, lalu melangkah pergi, tak menoleh lagi. Sampai saatnya, kembali, kita kutip kenangan pada cebis luka-luka. Inilah saat, kita akan mengerti, luka mengajar kita jalan pulang.
bagaimana keinginan ingin dipenuhi, jika hajatnya tidak pernah ada yang sebenar. bagaimana mungkin ada, jika tiada itu tidak nampak, bagaimana mungkin tiada, jika yang ada masih kelam, bagaimana kepastian akan tercapai, pabila semua bagai nirwana mimpi indah, yang hancur terlerai tatkala angin membawa angan pergi, dan kenyataan menyapa kembali.
bagaimana keinginan ingin dipenuhi, jika hajatnya tidak pernah ada yang sebenar. bagaimana mungkin ada, jika tiada itu tidak nampak, bagaimana mungkin tiada, jika yang ada masih kelam, bagaimana kepastian akan tercapai, pabila semua bagai nirwana mimpi indah, yang hancur terlerai tatkala angin membawa angan pergi, dan kenyataan menyapa kembali.
dirimu muncul bak angin lalu aku mengayam rasa dengan bisikanmu ku perjudikan hati untuk cintamu ku relakan hati menerima rasa itu berbunga mekar dihati tapi sayang aku yang kedua diriku memendam rasa korbankan segala ku lepaskan dirimu agar kamu dan dia bahagia kebenarannya aku bukan kedua apa sebenarnya? kau menduga aku ,kini bagaimana? apa aku harus lakukan? kejamnya aku!! zalimnya aku!! hatiku merintih pedih menahan rasa menyembunyikan derita ku pohon maaf darimu kasih adakah peluang kedua buat ku? bodohnya aku mengambil jalan ini kasih.. aku amat menyayangimu.. kembali pada ku,ku pinta peluang darimu tapi tiada ego dirimu membunuhku tiada lagi rayuan dariku cuma berdiam diri memberi ruang buatmu cukup sampai disini tinggallah memorabilia buat ku tentang aku kamu pada cinta hampa.
jauh ku tenung langit malam tanpa bintang berkerdipan bulan kesunyian tanpa teman sama seperti aku yang kesedihan dan keperitan tidak dapat ku luahkan tak pernah ku ketahui sahihnya hidupku penuh rintihan linangan air mata peneman hidup aku pelayar lautan air mata mencari pelabuhan hati yang menerima tapi aku karam kerna aku berhenti berharap untuk tiba ke pelabuhan karamlah pelayaran di lautan air mata tiada bahagia.
Kala purnama mengambang Saat hatiku mengembang Terkenang kau seorang..Hati ku pedih kerna terkenang Cintaku yang gersang Kala mentari menari Aku setia tak terperi Mendendang lagu si pari-pari..Tatkala mataku tiada seri Kerana kau pergi sehari Gersang Aku tak terungkap Kerna hatiku gilang Kau hilang Bukti sepasang gelang Tak mahu dipalang Cinta yang gersang..
perlahan kelopak matanya menutup pandangan selepas ia tambatkan sejuta tangisan dengan airmata di lorong kecewa demi kenangan yang kian mendatang seperti mengharap waktunya kan berulang membelai perasaan ini hanya dia seorang wanita yang ku cintai kerna diri ku rasa sempurna walau hakikatnya terlalu berbeza hanya dia seorang wanita yang ku puja kerana diri ku rasa bahagia walau hakikatnya aku menderita kerna dia aku kian sengsara kerana diriku kan kesana walau hakikatnya tidak ku pinta ia bagaikan seorang pujangga meratap kasihan nasib si penagih cinta menggigit geram sandiwara wanita mengeluh kesal di ambang senja hanya kasihnya melembutkan jiwa walau tersemat dendam yang membara pada wanita permainan dunia.
siang siang aku berkicau riang melompat-lompat senang hati berbunga sayang kicau kicau hatiku rayau melihatnya sasau malam jadi igau malam malam aku tenggelam hilang terdiam tahan luka terdalam..
Tuhan, Beritahu aku sampai bila Sampai bila harus aku begini Meratapi dan menyalahkan diri Sedang orang lain mampu bangun, berdiri dan berlari Tuhan, Beritahu aku sampai bila Sampai bila harus aku begini Menanggung sakit yang tiada lagi ubatnya Cuma tinggal kecacatan yang tak siapa pun sanggup terima Tuhan, Beritahu aku sampai bila Sampai bila harus aku begini Melalui segalanya sendiri...
malam ini sepi menghanyutkan aku ke alam yang paling gelap lebih gelap dari malam ini sunyi alam ini tidak sesunyi hatiku yang duduknya tiada yang tahu bintang yang terhias di dada langit aneh sungguh rasanya bila sepi bila sunyi datang temani aku dalam dingin malam ini..
kelmarin aku mencuri lihat pelangi itu indah. aku tahu, kau tahu aku mengintaimu kerana itu kau diam dan aku terus tergamam. warna-warni dirimu pelangi, terbias, mengenai diri merembes dan mencorakkan satu lukisan di dalam hati terkial-kial aku cuba memadamnya tapi aku gagal kau gunakan pena untuk melukis di hatiku sekaligus, meninggalkan bekas di sini (di hatiku) semalam, kau melambai tanda menoktahi tanda cukup sampai di sini..aku mengerti aku tertawa geli hati hati kecewa pelangi pergi..
Apakah nasib ini.. selalu di landa musibah.. musibah yang datang tanpa diundang.. oh nasib.. apakah daya diri ini.. hanya mampu melihat... tapi tidak mampu untuk mengubah.. apakah daya diri yang malang ini.. aku tidak mampu... tidak..
Patah hati menjeruk rasa Terlerai cinta rapuh hatinya Cinta Ilahi Cinta syurga Cinta dibawa keakhirat jua Patah hati tak sapa menduga Hancur cinta tak dipinta Hilang kasih hilanglah jiwa Kecamuk hati apa kesudahannya?
Patah hati membawa derita Terlerai kasih membawa sengsara Hilang pedoman cinta terluka Hancur kasih sepi hatinya Patah hati mengundang duka Merana jiwa meratah sengsara Kubawa hati mengubat luka Moga ketemu penawar lara Patah hati membalut rasa Meruntun hati kian sengsara Jiwa bergolak badan terseksa Tak tertahan lagi menanggung akibatnya Patah hati membawa derita Jiwa resah menanggung lara Kecamuk akal merosak rasa Kecamuk jiwa mati hatinya Patah hati berlinangan air mata Meruntun jiwa memalit durjana Hilang kasih Hilang cinta Hilang pedoman buruk akibatnya..
Dulu awak pernah berkata Sesuatu yang manis Yang membuatkan saya di puncak kayangan Namun... Tak tinggi mana pun saya terbang Akhirnya jatuh ke bumi yang melukakan Mungkin saya yang salah Bermimpi di siang hari Berpaut pada yang tak peduli Mungkin saya yang salah Menganyam impian sendiri Berharap pada yang tak sudi Mungkin... saya yang salah!
sekian lama mencari mencari erti sayang yang dah lama terbuang mencari erti rindu yang tercalar mencari makna sebuah hubungan semuanya tiada erti semnenjak kau berlalu mentari tidak lagi secerah dulu tidak lagi menghangatkan bulan juga tidak lagi secantik dulu semua itu semenjak kau tiada..
Malam dingin menyentuh hingga palung jiwa Tinggal..suara binatang malam dan detak jam terus berputar Seiring berjalannya waktu..Sunyinya malam ini membuatku terjaga Terlintas khayalan-khayalan..Tiada wujud nyata Kudengar suara belalang bersuka ria Di tengah dinginnya malam Sungguh malam yang sunyi untuk ku lalui Ditemani suara binatang kecil Dengan suara khasnya Mendayu mengiringi malam ku Yang terjaga sendiri Tanpa teman berbagi Disini kutuliskan puisi Pengisi hati Dimana aku sendiri Di atas permukaan bumi Yang terus berganti hari..
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku. Betapa dapat aku mendesahkannya? Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana Kepada siapa aku akan menyanyikannya? Dia tersimpan dalam relung sukmaku Kerna aku risau, dia akan terhempas Di telinga pendengaran yang keras. Pabila kutatap penglihatan batinku Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya, Dan pabila kusentuh hujung jemariku Terasa getaran kehadirannya. Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan. Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu Yang membongkarkan rahsia mawar layu. Lagu itu digubah oleh renungan, Dan dikumandangkan oleh kesunyian, Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran, Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta, Dan disembunyikan oleh kesedaran siang Dan dinyanyikan oleh sukma malam. Lagu itu lagu kasih-sayang, Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati: Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci, Getar nada mana yang mampu menggoyahnya? Siapa berani menyatukan debur ombak samudera dengan kicau bening burung malam? Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi Dan lantang menuturkan bisikan sanubari Yang hanya terungkap oleh hati? Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?.
Maaf kan diriku sayang.Bila diriku bersalah terhadap dirimu sayang..Tiada maksudku untuk melukai hatimu sayang..Tiada keinginanku untuk mengganggu pikiranmu sayang..Tiada kemahuanku untuk meninggalkanmu sayang..Tiada niatku untuk mengecewakanmu sayang..Tiada tujuanku untuk menjerumuskanmu sayang..Tiada terlintas difikiranku untuk membuat mu malu sayang..
Setiap luka yang menitis darah..Alirnya jadi tinta hikmah..Jadi diri kita..Jeritan meradang mengasah kelopak nurani Kalau saja biar ia tak mencari sesiapa yang melukai...Luka adalah cinta yang bersinar muram..Luka adalah semangat yang terhalang..Luka adalah Cita-cita yang meredup..Luka adalah (titik-titik tak terisi)Syukurkan ada luka pada kita Kerananya Ada akan terus Menjadi..
Semoga luka-luka ini cepat smbuh semoga rasa perih cepat reda agar wajah ini terasa bersih menatapMu agar hati ini terasa basah mengejarMu pada warna senja yang begitu ungu di ujung langit kutitipkan selembar luas mendung yang pernah kulukis dengan tinta hitam, suram bagai getah pelekat, erat melekati kulit batang-batang pohon dari patahan dahan dan daun-daun dari ranting kepundung atau seperti pekatnya cairan malam menitis pada kain sebentang membentuk gambar-gambar rumit bercorak seni, senja yang ungu bagaimana aku boleh memintamu menempa warna-warni lukisan kusedang tinta-tinta itu terlalu pekat sedang gambar-gambar itu terlanjur lekat..semoga luka-luka ini cepat bersinar..semoga rasa perih ini cepat lega agar hati ini mampu merunduk agar hati ini mampu bertawaduk..
Sengaja kubiarkan kenangan lalu terus membelai rasaku..kerana ia adalah penambah mimpi-mimpi nan usang..kubiarkan pula ilusiku mendera khayal agar seribu dendam mencinta tak lagi meronta dalam angan..pancaran yang kukira matahari namun ternyata hanyalah bias pelangi dari setitis embun..walaupun indah namun hanya sesaat dan perlahan lenyap dikebiruan cakerawala nan luas”mahligai indah yang pernah tercipta walau sesaatkan kuukir serta abadikan didinding hati dan jiwa.kumeski kusedar jika segala kenangan itu tak mungkin dapat terulang kembali hingga keujung masa..kenangan biarlah menjadi peristiwa dalam catatan sejarah perjalanan hidupku..semoga ia pula yang kan menjadi cambuk untuk menggapai kembali rasa yang pernah tercicir ditepian cinta yang beekeruan..rindu yang terbatas waktu kan kuhadang pada setiap rasa yang meronta dari bilik kalbuku agar keindahan yang tercampak tetap bersamayam dan bertahta diistana sanubariku..
kusisir malam dalam kesunyian dikehampaan kelam kurentangkan kedua tangan, mencoba rebah diperaduan nan sepi dilangit kamarku, samar kutangkap bayang seraut wajah yang dulu warnai hari-hariku bersama cinta dan kasih terindah namun masa ceria itu kini telah pudar, terusung bersama keranda cinta matiku..Kasih…… berjuta harap diderma kudus doa’aku, disana engkau telah tunai bahagia abadi… malam ini aku teramat merindukanmu… rindu yang sampai membuat jasadku sukar tuk berdiri tegar kuingin jumpa dengan dirimu meski itu hanya sebatas dalam bunga tidurku… hanya keindahanmu yang kutemui kini disebalik cinta kita yang luruh menjadi serpih puing-puing takdir tak dapat dihindari saat inipun ku tak tahu bahagiakah aku dengan mahligaiku…?! nyatanya bagiku semua tampak suram dan beku, menangis dalam lara nan pilu sungguh kutak ingin tambatkan hati ini pada dermaga manapun… karena disini coretan namamu setia menghiasi lembar hatiku… biarlah…. biarlah kulalui hidup ini keseorangan, menepi direlung takdir Illahi dalam mimpipun aku sendiri… bias cinta kasih ini masih terang menyala untukmu, meskipun engkau telah jauh pergi…
Tiap kali rindu menghinggapi benak fikirku, seperti rengkuhan temaram malam yang menyusup kebilik-bilik terkunci.Hanya namamu yang kuteriakkan kuat-kuat, walau habis suara ini menjerit, walau tenggorokan kian kering berkerak.Aku tahu engkau hanyalah buah mimpiku, karenanya aku titipkan rindu abadi untukmu.Kurangkul erat bayangmu, karena dirimu bukanlah milikku..Aku rela menggugurkan air mata demi melihat engkau tersenyum bahagia, karena kutahu senyummu untuk diriku walau nyatanya engkau bercanda dengan yang lain..Walau aku tak boleh menjagamu, namun hatiku akan tetap dan selalu terjaga untukmu, rindu yang aku punyai abadi untukmu, kuukir indah dengan namamu dialtar hatiku.Disini… aku akan terus menanti sampai datang founa berganti dan biarpun terbujur tulangku ini, karena inilah keindahan rinduku untukmu walau mungkin tak dapat engkau rasakan sendiri..
Kumiliki sepenggal cinta yg tak urung jadi nyata..Dan sebuah rindu yang hanya mungkin aku sendiri yang mengerti..Karena dirimu tak mungkin ku miliki… Seakan penantian yang tak berujung… Ku tempuh jalan hidupku Sambil berjanji dalam hati tuk selalu menyayangimu,Meski bayangmu selalu hadir dalam angan dan mimpiku..Kucuba tuk mengerti bahawa asa ini adalah asa yang tak bertepi Dan kini….aku jatuh cinta lagi Bila kau baca coretan ini Jujur aku sangat merindukanmu Walau tak layak untukku berharap tentangmu..Kerana kau bukan milikku..ku harap kita terus bersahabat sahaja kini..mungkin itu ketentuanNya..Kendati berat rasa rindu yang ada… Tapi ini adalah realiti… Dan aku hanya ingin beritahumu...aku sangat mencitaimu…

No comments:

Klik jap..tgk la.. awesome kot!!